08 Maret 2003

3 min read Jul 11, 2024
08 Maret 2003

08 Maret 2003: Hari Bersejarah dalam Konflik Irak

Invasi Irak oleh Amerika Serikat dan Sekutu

Pada tanggal 08 Maret 2003, Amerika Serikat dan sekutunya melancarkan invasi ke Irak, yang kemudian dikenal sebagai Perang Irak. Invasi ini dilakukan dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein dan menghancurkan senjata-senjata kimia dan biologis yang diduga dimiliki oleh Irak.

Latar Belakang

Sejak tahun 1991, Irak telah berada di bawah sanksi ekonomi oleh PBB karena menolak untuk menarik mundur pasukannya dari Kuwait. Amerika Serikat dan sekutunya juga khawatir tentang kemungkinan adanya senjata-senjata pemusnah massal di Irak. Pada tahun 2002, Amerika Serikat mulai meminta Irak untuk mematuhi resolusi PBB dan mengizinkan inspektur senjata untuk memeriksa fasilitas-fasilitas militernya.

Invasi

Pada tanggal 08 Maret 2003, pasukan Amerika Serikat dan sekutunya mulai menyerang Irak. Pasukan darat Amerika Serikat dan Britania Raya masuk ke Irak dari Kuwait, sedangkan pasukan udara Amerika Serikat dan sekutunya melancarkan serangan udara ke berbagai target militernya. Sementara itu, pasukan laut Amerika Serikat dan sekutunya juga menyerang pangkalan militer Irak di Teluk Persia.

Dampak

Invasi ini mengakibatkan perang yang berlangsung selama beberapa tahun dan menimbulkan korban jiwa yang besar. Lebih dari 100.000 orang Irak tewas, dan banyak lagi yang mengungsi dari negerinya. Amerika Serikat dan sekutunya juga mengalami korban jiwa yang besar, dengan lebih dari 4.000 orang tewas.

Pada tahun 2003, Saddam Hussein berhasil ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat dan kemudian dihukum mati pada tahun 2006. Namun, invasi ini juga mengakibatkan ketidakstabilan politik di Irak dan meningkatkan kekuatan kelompok-kelompok militan seperti ISIS.

Tanggal 08 Maret 2003 akan selalu diingat sebagai hari bersejarah dalam konflik Irak, yang mengubah jalannya sejarah politik dan militer di Irak dan Timur Tengah.

Related Post


Featured Posts